Startup Indonesia Summary

Startup adalah perusahaan baru atau rintisan. Perusahan ini masih muda dan umumnya masih membutuhkan banyak proses Research and Development). Mencari ceruk pasar dan target konsumennya. Startup umumnya memiliki biaya produksi yang rendah, risiko yang tinggi, serta potensi bisnis yang menarik.

Technopreneurship secara umum, menggunakan pendekatan komunitas, lebih bersifat lokal, menawarkan layanan yang niche, memanfaatkan teknology cloud computing dan bersifat crowdsourcing atau dilakukan oleh banyak orang.
Peranan Inkubator РUmumnya  menyediakan dana awal (seed fund) pada tahun pertamanya.
Bootstrapping adalah memulai bisnis awal dengan modal sendiri.
Inkubator juga bertanggung jawab dalam membimbing dan memberikan pelatihan bisnis bagi para founder startup yang dirangkumnya.
Berhati-hatilah dalam memilih inkbatur – “Harus banyak mengobrol satu dengan lainnya. Kenapa? karena tidak semua inkubator itu bisa membina startup dengan baik. Ada inkubator yang sifatnya hanya makelar. mereka membeli saham lalu menjualnya lagi ke pihak yang lain setelah nilainya naik.”
Ide bisnis bisa datang dengan beragam masalah yang kita hadapi sehari-hari.
  1. Coba identifikasi masalah, coba cari solusinya dan ubahlah menjadi bisnis. Tapi yang paling pentingadalah mulai dengan mengenali apa passion kita.
  2. Carilah partner dalam membangun startup tentu akan lebih mudah daripada kita bekerja sendiri. Buat rencana bisnis yang baik, susun target dan penjadwalannya.
Harus PD sebelum pitching banyak latihan presentasi dulu ke orang-orang terdekat dan minta masukannya.
Ide harus memecahkan masalah, baru bisa menarik user untuk menggunakannya
Buatlah startup dengan bidang yang kita kuasai dan senangi
Cari skillset yang berbeda namun passionnya sama
Ada beberapa bidang yang harus dikuasai seorang CEO.
  1. Decision dan keberanian
  2. Technical dan discussion
  3. Inovasi-inovasi baru
  4. Business model
  5. Hiring people dan forming the greatest team
  6. team
Selalu berpikir bahwa inilah kesempatan terakhir anda untuk meraih sukses
Berikut 4 tahapan perkembangan startup Genome Project.
  1. Discovery
  2. Validation
  3. Efficiency
  4. scaling
Tipe-tipe startup
  1. Automizer ( ex. google, dropbox, zynga)
  2. Social transformer (ebay,etsy,bistip)
  3. Integrator (flowtown, hubspot)
Tips sukses
  1. Pilih bidan sesuai passion
  2. Mulai dari value not profit
  3. Miliki visi
  4. Mau bekerja keras
  5. Pantang menyerah
  6. Konsisten
  7. Kerja tim
  8. Fokus pada konsumen
  9. Lakukan pemasaran yang efektif
  10. Rajin menganalisis pasar, jangan abaikan kompetitor
Pelajaran dari google
  1. Fokus pd pengembangan value bukan hanya mencari profit. Value yang dimaksud bagaimana produk tersebut dapat menjadi obat yang bisa menyelesaikan masalah sehari-hari atau menjadi “vitamin” yang berfungsi menambah nilai tertentu bg pengguna “vitamin” sifatnya menghibur.
  2. Mengamat tren, Berani bertindak, berani mengambil resiko, komitmen dalam menggapai visi
Merumuskan visi
  1. Apa masalah yang anda lihat?
  2. apa solusi yang anda tawarkan bagi konsumen?
  3. apa produk startup anda?
  4. siapa target anda sasar?
  5. Apa saja resources anda?
Kerja keras itulah yang membuat visi kita menjadi nyata
Menurut Rovio – realistis, mau mencoba kemungkinan baru, melihat tren, mempelajari perilaku konsumen
Mengahadapi masa sulit
  1. Analisis situasi anda
  2. lakukan evaluasi
  3. tentukan target
  4. susun taktik dan strategi
“It’s all starts with a great idea dan team work” stumbleupon
Poin-poin penting tentang teamwork
  1. Temukan beberapa hal yang benar-benar anda kuasai dan fokuskan perhatian pada hal tersebut
  2. Kelilingi diri anda dengan orang-orang yang dapat “mengisi” bidang bidang lain yang berada di luar kompetensi anda
  3. bekerjalah dengan orang orang yang lebih pintar dari anda dalam hal hal tertentu
  4. Bekerjalah bersama orang orang yang berani beradu pendapat anda
  5. bekerjalah bersama orang orang dengan visi yang sama dengan anda atau dengan mereka yang ingin menemukan solusi untuk masalah yang ingin anda selesaikan
  6. Dorong orang orang di sekitar anda untuk memiliki passion yang sama seperti anda terhadap startup anda
“if you make customer unhappy in the physical world, the might each tell 6 friends. if you make customers unhappy on the internet, they can each tell 6000 friends” Jeff bezos CEO amazon
Customer membeli solusi untuk mengatasi masalah mereka dan mereka membeli “perasaan puas” ketika menggunakan solusi tersebut.
Beberapa poin terkait dengan konsumen dan marketing yang perlu diperhatikan.
  1. Siapa target konsumen abda>
  2. bagaimana cara menarik perhatian calon konsumen
  3. Bagaimana carar membuat sistem yang aman sehingga pelanggan merasa yakni dan nyaman untuk bertransaksi melalui situs web anda?
  4. Bagaimana mendorong orang agar mau bercerita tentang produk anda
  5. Bagaimana cara mempertahankan pengguna menjadi pelanggan setia
  6. Sistem layanan pelanggan seperti apa untuk menjadi selalu berkualitas
Tagline bersifat permanen dan diasosiasikan dengan nama perusahaan anda. Tagline tidak akan diubah kecuali jika anda ingin merombak total citra perusahaan.
Slogan digunakan untuk promosi dan membantu kampanye produk anda dan dapat di ganti
Berikut adalah beberapa tantangan yang berhubungan dengan pasar dan kompetitor.
  1. Apakah startup anda masuk ke pasar yang sudah memiliki market leader dan market follower yang jelas atau anda mencoba membuka pasar baru yang belum pernah ada sebelumnya.
  2. Bagaimana kualitas dari market leader kompetitor?
  3. Jangan hanya fokus pada market leader, perhatikan juga layanan-layanan lain yang menjadi kompetitor anda
  4. Apakah yang harus anda lakukan untuk menatasi tantangan
  5. Ketika bisnis anda mulai berjalan, pikirkan tentang cara menekan biaya operation agar bisnis anda bisa berkelanjutan
Resiko perusahaan besar untuk gagal dalam berinovasi lebih besar ketimbang risiko gagal yang dihadapi adalah perusahaan kecil seperti startup (ex kodak)
Komitmen tim dan produk yang inovatif adalah kunci utama bagi startup untuk dapat eksis
Faktor gagal
  1. Tim tidak bekerja fulltime untuk startup
  2. Produk yang kalah bersaing
  3. Konflik internal
  4. Tidak ada ketertarikan, pengalaman atau latar belakang yang terkait dengan bidang yang dipilih
  5. Tidak mampu beradaptasi
  6. tim yang buruk
Startup yang memberi User experience kesan yang positif, ada kemungkinan pengguna akan tetap menggunakan produk anda